Wednesday, July 29, 2015

lirik lagu tresnowaranggono

Nelongso roso rasane tangis njroning atiku
Yen kelingan esem gemuyumu
Larasworo gending tresno gawe kangene atiku
Tansah eleng aku ro sliramu
Duh kangmas sak tenane aku ngerti atimu
Ning wes pastine aku duk jodohmu
Pancen roso kari Roso
Kudu lilo nggonmu nrimo
Lilakno aku nyanding prio lio
Ra keroso wes sewindu nggonku ora ketemu
Kegugah atiku krungu suwaramu
Aku mung bisa ndedungo waranggono sing tak tresno
Mugo biso urep tentrem mulyo
Tak tulis lakon tresnamu ning gending katresnanku
Tak tembangne saben kangen sliramu
Sak tenane aku nangis nanging tresno wis ginaris
Taklakoni Kanti ikhlas ati
Wuyungku ngelayung ngamboro ing awang awang
Tanpo biso nyanding aku mung biso nyawang
Tumetes eloku deres mili ono pipi
Opo tresno iki pancen ra kudu nduweni
Wes lilakno aku kangmas wes cukup lalekno
Lelakon tresno iki bakal dadi crito
Tresno Waranggono
Ra keroso wes sewindu nggonku ora ketemu
Kegugah atiku krungu suwaramu
Aku mung bisa ndedungo waranggono sing tak tresno
Mugo biso orep tentrem mulyo
Tak tulis lakon tresnamu ning gending katresnanku
Tak tembangne saben kangen sliramu
Sak tenane aku nangis nanging tresno wis ginaris
Taklakoni Kanti ikhlas ati
Wuyungku ngelayung ngamboro ing awang awang
Tanpo biso nyanding aku mung biso nyawang
Tumetes eloku deres mili ono pipi
Opo tresno iki pancen ra kudu nduweni
Wes lilakno aku kangmas wes cukup lalekno
Lelakon tresno iki bakal dadi crito
Tresno Waranggono

Sunday, July 12, 2015

makalah metodologi study islam - pendekatan psikologi

BAB I
PENDAHULUAN


  • Latar Belakang

Dewasa ini kehadiran agama semakin dituntut agar ikut terlibat secara aktif dalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapi umat manusia. Tuntutan terhadap agama yang demikian itu dapat dijawab manakala memahami agama menggunakan pendekatan, salah satunya yaitu pendekatan psikologi.
Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalah kejiwaan manusia yang tercermin dalam perilaku yang nyata. Ilmu psikologi dapat dipakai untuk mengkaji gejala keberagamaan masyarakat, termasuk di dalamnya masyarakat muslim. Kajian dalam studi Islam melalui pendekatan psikologi adalah hubungan antara agama dengan jiwa manusia. Hubungan ini dikaji melalui gejala jiwa manusia yang lahir dalam tingkah-laku dalam hubungannya dengan agama Islam. Tidak dapat dipungkiri, bahwa agama sangat mempengaruhi jiwa penganutnya.

  • Rumusan Masalah


  1. Apakah pendekatan psikologi itu?
  2. Sejarah pendekatan psikologi?



BAB II
PEMBAHASAN

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendapatkan istilah jiwa, ruh, dan berbagai kata lain yang senada. Jauh sebelumnya istilah itu juga telah begitu lekat dalam kosakata bahasa yang digunakan dalam ragam budaya yang berbeda. Peruntukan istilah tersebut merujuk pada bentuk halus dalam diri manusia yang tidak terlihat dan hanya dapat dirasakan. Bentukan halus ini menimbulkan kesulitan sendiri dalam memberikan pengertian yang tepat.
Secara etimologis psikologi yang berasal dari bahsa inggris psychology yang berasal dari bahasa Yunani Psyche yang berarti jiwa (soul, mind) dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Namun kata “jiwa” bukanlah kata yang mudah dipahami begitu saja, sebab jiwa memiliki arti yang beragam dan masih sangat kabur. Dalam kehidupan sehari-hari banyak yang bertanya apa itu jiwa?
Dalam bahasa arab kata jiwa adalah nafs. Kata ini berdiri sendiri dan berulang sebanyak 295 kali dalam Al-Quran yang tersebar di 63 surat atau 55% dari jumlah semua surat dalam Al-Qur’an.
Pengertian Pendekatan
            Pendekatan, secara etimologi kata pendekatan artinya tidak jauh. Setelah mendapat awalan pe- dan akhiran -an maka artinya menjadi proses, perbuatan, cara mendekati atau usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti atau metode-metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian. Selanjutnya secara terminologi pendekatan bisa diartikan sebagai cara pandang atau paradigma yang terdapat dalam suatu bidang ilmu yang selanjutnya digunakan dalam memahami, meneliti serta menganalisa suatu objek.
            Pendekatan merupakan suatu ilmu untuk dijadikan landasan kajian sebuah studi atau penelitian, ini mendekati disiplin ilmu karena tujuan utama pendekatan ini untuk mengetahui sebuah kajian dan langkah-langkah metodologis yang dipakai dalam pengkajian atau penelitian itu sendiri. Setiap disiplin ilmu memiliki kekhususan metodologi sebab tidak ada sebuah metode yang dapat digunakan dalam semua disiplin ilmu. Jika seorang pengkaji telah menentukan pendekatan yang digunakannya maka akan dengan mudah terbaca langkah-langkah metodologis yang digunakannya.
            Dr. Jamali Sahrodi dalam bukunya yang berjudul Metodologi Studi Islam, beliau menyatakan bahwa istilah “pendekatan” merupakan kata terjemahan dari bahasa Inggris, yaitu approach. Maksudnya yakni suatu disiplin ilmu untuk dijadikan landasan kajian atau sebuah studi atau penelitian. Pendekatan dalam aplikasinya lebih mendekati disiplin ilmu karena tujuan utama pendekatan ini untuk mengetahui sebuah kajian dan langkah-langkah metodologis yang dipakai dalam pengkajian atau penelitian itu sendiri.
Pengertian Pendekatan Psikologi
Psikologi yang dalam istilah lama disebut ilmu jiwa itu berasal dari kata bahasa Inggris psychology. Kata psychology merupakan dua akar kata yang bersumber dari bahasa Greek (Yunani), yaitu psyche yang berarti jiwa, dan logos yang berarti ilmu. Jadi, secara harfiah psikologi memang berarti ilmu jiwa.
Beberapa definisi tentang Psikologi dikemukakan dibawah ini :
Psikologi sebagai psikologifilsafat menurut Plato pada tahun kurang lebih 400 SM, berarti : Ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat,hakikat dan hidup jiwa manusia (Psyche =  jiwa; logos = ilmu pengetahuan).
Psikologi menurut ilmu-ilmu pengetahuan alam/empiris dan rasionalisme ialah: ilmu pengetahuan yang mempelajari kesadaran atau gejala-gejala kesadaran.
Psikologi adalah : ilmu pengetahuan yang mempelajari semua tingkah laku dan perbuatan individu, dalam mana individu tersebut tidak dapat dilepaskan dari lingkungannya. Pelaksanaan secara ilmiah daripada Psikologi dilakukan dengan jalan, mengumpulkan dan mencatat secara teliti tingkah laku manusia selengkap mungkin,dan berusaha menjauhkan diri dari segala prasangka.sehingga orang mendapatkan jawaban yang terpercaya mengenai berbagai pertanyaan teoritis dan praktis (Robert S.Wood-worth)
Psikologi menurut Boring Edwin, Herbert Langfeld, Harry P.Weld  yaitu ilmu tentang studi tentang hakikat manusia.
Bruno (1987) membagi pengertian psikologi dalam tiga bagian yang pada prinsipnya saling berhubungan. Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) menganai “ruh”. Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “kehidupan mental”. Ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku” organisme.
Dalam Ensiklopedia Pendidikan, Poerbakawatja dan Harahap (1981) membatasi arti psikologi sebagai “cabang ilmu pengetahuan yang mengadakan penyelidikan atas gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa”. Dalam ensiklopedia ini dibatasi pula bahwa gejala dan kegiatan jiwa tersebut meliputi respons organisme dan hubungannya dengan lingkungan.
Secara ringkas dapat ditarik kesimpulan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia, baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Lingkungan dalam hal ini meliputi semua orang, barang, keadaan, dan kejadian yang ada di sekitar manusia.
Jadi,Pendekatan Psikologi Agama usaha untuk memperoleh sisi ilmiah dari aspek-aspek batini pengalaman keagamaan,dalam ajaran agama sering kita menemukan istilah-istilah yang menggambarkan sikap batin seseorang,dengan ilmu jiwa ini selain kita mengetahui tingkat keagamaan yang dihayati,dan diamalkan seseorang juga dapat digunakan sebagai alat untuk memasukkan agama kedalam jiwa seseorang sesuai dengan tingkatan usia seseorang.
Landasan Teori Metodologi Psikologi
Secara umum dapat dikatakan bahwa teori-teori psikologi Barat Modern dibangun atas dasar paradigma epistimologi historisisme, berupa empiris positivistik dan humanistik. Historisisme hanya mengakui apa yang terjadi secara empiris dalam dunia historis sebagai kebenaran, selain itu dianggap hayalan dan tidak ada. F.C. Kreiling menjelaskan: Historisisme as the belief that the truth, meaning, and value of anything, that is, the basic of any avaluation, is to be found in its history.
Dengan demikian historisisme tidak mengakui nilai transenden dan transhistoris. Segala sesuatu adalah peristiwa historis yang terikat dalam kung-kungan waktu dan tempat. Pandangan inilah yang melandasi perkembangan paradigm psikologi modern di Barat. Implikasinya dalam psikologi adalah hilangnya nilai spiritual dari jiwa manusia. Terutama kelihatan dalam psikoanalisa dan Behaviorisme. Walaupun harus diakui bahwa Psikologi Humanistik dan Transpersonal telah mengakui spiritual sebagai bagian dari peristiwa psikologis. Namun spirit yang dimaksudkan bukan seperti yang dijelaskan dalam pandangan agama.
Spiritual yang dimaksudkan Transpersonal adalah neotik yaitu inti terdalam dari kemanusiaan yang merupakan sumber makna hidup  dan potensi dari berbagai kemampuan dan sifat luhur manusia yang luar biasa yang selama ini terabaikan dari telaah psikologi. Jadi sama sekali bukan spiritual dalam pandangan agama, khususnya Islam yaitu rûh. Dengan mengadakan modifikasi dan melangkah lebih dalam ke agama sebenarnya konsep ini dapat ditingkatkan menjadi pembahasan tentang rûh.
Latar Belakang dan Sejarah Lahirnya psikologi Islam
Perkembangan Psikologi Islam dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, yaitu kebangkitan Islam, kritisisme ilmu pengetahuan modern, krisis jati diri dan rendahnya penghayatan agama.
Awal abad ke-15 H di kalangan umat Islam menguat semangat untuk kembali kepada ajaran Islam, karena Islam sebagai sistem kehidupan sangat diperlukan untuk melahirkan peradaban baru yang lebih menghargai eksistensi manusia. Muncullah keinginan untuk menggali Alquran dan Sunnah sebagai sumber pengembangan ilmu pengetahuan (islamisasi ilmu) yang dipelopori tokoh seperti Ismail Raji al-Faruqi dan Syed Muhammad Naquib al-Attas.
Thomas Kuhn dalam bukunya “The Structure of Scientific Revolution” menyebut gelombang revolusi ilmu pengetahuan selalu ditandai oleh pergesaran dan pergantian dominasi ilmu pengetahuan yang berlaku. Cara pandang Thomas Kuhn dapat digunakan untuk melihat perkembangan pemikiran Psikologi yang juga mengalami pergeseran dan pergantian paradigma. Keadaan ini mengisyaratkan bahwa terbuka peluang untuk menghadirkan paradigma baru dalam kancah pemikiran Psikologi terutama bila terjadi krisis.
Dalam sejarah, khazanah klasik Islam telah melakukan beberapa pendekatan dalam kajian kejiwaan, yaitu:
Pendekatan skriptualis yang mengacu kepada Alquran dan Hadis dengan asumsi bahwa Allah yang menciptakan jiwa manusia dengan segala hukum psikologisnya.
Pendekatan falsafi/filosofis yang mengacu kepada akal (burhan) dengan prosedur berpikir spekulatif, sistematis, radikal, universal dan berdasarkan akal sehat tanpa meninggalkan nash.
Pendekatan tasawwufi/sufistik dengan intuisi (irfan), menajamkan struktur kalbu le-wat proses al-tazkiah al-nafs. Dengan terbuka tabir penghalang ilmu-ilmu Allah, orang memperoleh kasyaf dan mampu mengungkap hakikat jiwa yang sesungguhnya.
Pola-Pola Pengkajian Psikologi Islam Adalah:
Psikologi menjelaskan Islam (ajaran Islam dan umat Islam)
Pada tarap tertentu teori-teori Psikologi memiliki keunggulan dalam menjelaskan dan memprediksi tingkah laku manusia. Seperti teori John S. Carrol tentang mengapa seseorang melakukan kejahatan. Namun bias dapat terjadi.
 Perbandingan Psikologi dengan Islam
Pola ini dilakukan dengan cara memperbandingkan konsep-konsep manusia, kepribadian dan lain-lain antara Psikologi dengan Islam. Seperti yang dilakukan Dawam Rahardjo.13 Padahal keduanya berbeda. Metode ini dapat dipakai bila konsep Islam telah dirumuskan secara matang untuk menghindari proses similarisasi (menyamakan begitu saja). masa kritik ilmuwan muslim cenderung sangat kritis dalam membandingkan keduanya.
 Penilaian Islam terhadap Psikologi
Pada pola ini ilmuan muslim Psikologi membangun perspektif Islam terhadap konsep Psikologi modern. Islam adalah sumber pedoman kehidupan manusia. Banyak cerita dan konsep manusia dalam Alquran. Islam dapat digunakan sebagai pisau analisis untuk membedah konsep-konsep Psikologi modern seperti yang dilakukan Malik B. Badri.14 Dalam Islam manusia diberi kebebasan dengan tuntunan agama, akal dan hati nuraninya. Kelemahannya, sering tidak proporsional dalam mengkritisi psikologi. Pola ini banyak dilakukan pada fase kritis dan fase perumusan.
 Membangun Konsep Psikologi Berdasarkan Islam
Pada pola ini psikolog Muslim melahirlah konsep fitrah manusia, konsep ruh, akal, kalbu, nafsu dan lain-lain. Pada pola ini psikologi Islam diartikan sebagai studi tentang jiwa manusia yang didasarkan pada pandangan dunia Islam.
Menurut “Abd al-Rahman Shalih ‘Abd Allah seperti yang dikutip oleh Abdul Mujib menyatakan bahwa paradigma Psikologi Islam harus dikaitkan dengan pemikiran fisosofis dalam Islam. Terhadap literatur yang telah berkembang, setidaknya ditemukan dua kelompok dalam mensikapinya, yaitu:
Kelompok yang menghendaki keterbukaan terhadap pandangan hidup dan kehidupan non muslim dengan cara mengadopsi konsep-konsep psikologi non Islam dan menggabungkannya ke dalam pemikiran psikologi Islam.

Kelompok yang berusaha mengangkat pesan Ilahi ke dalam pemikiran psikologi, baik dari Alquran, sunnah maupun penafsiran ulama terhadap sumber tersebut.

Tujuan Psikologi Terhadap Agama
Psikologi agama tidak untuk membuktikan agama mana yang paling benar,tetapi hakekat agama adalah hubungan manusia dengan kejiwaanya,bagaimana prilaku dan kepribadiannya. mengapa manusia ada yang percaya kepada Tuhan ada pula yang tidak,apakah kepercayaan ini timbul akibat pemikiran yang ilmiah atau sekedar naluri akibat terjangan cobaan hidup dan pengalaman hidupnya.
Dengan psikologi orang bisa mampu mengetahui hakekat dirinya,kemudian bisa berbuat untuk apa dirinya hidup didunia ini ,hendak kemana setelah dia mati.dengan kesadaran yang mendalam inilah psikologi mengkaji kejiwaaan seseorang bagaimanakah perilaku seseorang menghadapi hidup yang dijalani.namun dalam ruang lingkup kajian psikologi tidak menjelaskan agama manakah yang paling benar,hanya saja kali ini kajian psikologi lebih cenderung kepada kajian Islam. Sekali lagi psikologi tidak mencari agama mana yang benar, tatapi psikologi hanya mengkaji perilaku keagamaan seseorang yang dapat dipengaruhi oleh sikap dan perilaku individu.

Kelebihan Pendekatan Psikologi
Kelebihan yang dimiliki dari pendekatan psikologi tersebut, ialah kita mampu mengetahui sikap batin seseorang,karena dalam diri kita terdapat dua unsur yaitu unsur jasmani dan rohani, dan dalam psikologi tersebut membahas mengenai rohani seseorang,dan kita mampu mengetahui sikap beriman,bertaqwa kepada Allah karena ini merupakan gejala-gejala kejiwaan yang berkaitan dengan agama. Dengan pendekatan ini pula seseorang dapat memasukkan agama ke dalam jiwa seseorang sehingga dengan ini agama akan menemukan cara yang tepat untuk menanamkannya.

BAB III
KESIMPULAN

            Pendekatan merupakan suatu disiplin ilmu untuk dijadikan landasan kajian sebuah studi atau penelitian,ini mendekati disiplin ilmu karena tujuan utama pendekatan ini untuk mengetahui sebuah kajian dan langkah-langkah metodologis yang dipakai dalam pengkajian atau penelitian, sedangkan agama hingga saat ini masih sulit untuk membuat definisi,dan  Zakiah Daradjat mengatakan bahwa tidak ada yang lebih sukar dari pada mencari kata-kata yang dapat digunakan untuk membuat definisi agama,karena pengalaman agama adlag subjektif,intern dan individual.dimana setiap orang akan merasakan pengalaman agama yang berbeda dari orang lain.

            Psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang tingkah laku dan kehidupan psikis (jiwani) manusia dengan lingkungannya Psikologi secara etimologi memiliki arti “Ilmu tentang jiwa” Psikologi berarti studi ilmiah atas gejala kejiwaan manusia,sebagai kajian ilmiah Psikologi jelas mempunyai sifat teoritik,empirik dan sistematik.ada beberapa macam metode yang digunakan dalam pendekatan Psikologi yaitu metode observasi,metode pengumpula,metode klinis dan metode eksperimental.tujuan dari pendekatan tersebut ialah untuk mengetahui hakekat diri seseorang dalam beragama.


DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Yatimin. Studi Islam Kotemporer. Jakarta: Amzah, 2006.
Nata, Abudin. Metodologi Studi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.
Anwar, Rosihan. Pengantar Studi Islam. Bandung: Pustaka Setia, 2009.
Baharuddin, Aktualisasi Psikologi Islami, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.
Sahrodi , Jamali. Metodologi Studi Islam, Jakarta: Pustaka setia 2008.
Faridah,  Siti. “PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ISLAM” dalam Jurnal ilmu Ushuludin. Vol.9 No.2 Banjarmasin: IAIN Antasari, 2010.



makalah hukum dagang - anjak piutang

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dalam pembahasan hukum dagang terdapat berbagai macam perusahaan pembiayaan, seperti anjak piutang (Factoring), modal ventura, sewa guna usaha (Leasing), Asuransi, dan Bank. Perusahaan pembiayaaan ini dapat membantu berbagai masalah yang berkaitan dengan perusahaan, baik membantudalam mendirikan perusahaan maupun memperbaiki sistem administrasi perusahaan yang semrawut.
Makalah ini akan membahas mengenai perusahaan pembiayaan anjak piutang (Factoring) yaitu perusahaan yang kegiatannya melakukan penagihan atau pembelian atau pengambilalihan atau pengelolaan hutang-piutang suatu perusahaan dengan imbalan atau pembayaran tertentu milik perusahaan.
Rumusan Masalah
Apa pengertian dari anjak piutang (Factoring)?
Apa saja dasar hukum dari anjak piutang (Factoring)?
Apa saja jenis-jenis dari anjak piutang (factoring)?
Bagaimana mekanisme anjak piutang (factoring) ?











PEMBAHASAN
Pengertian Anjak Piutang (Factoring)
Anjak piutang dalam bahasa inggris sering disebut sebagai factoring. Anjak Piutang merupakan istilah yang berasal dari gabungan kata ”anjak” yang artinya pindah atau alih dan ”piutang” yang berarti tagihan sejumlah uang. Berdasarkan arti kata tersebut secara sederhana Anjak Piutang berarti pengalihan piutang dari pemiliknya kepada pihak lain.
Menurut terminology Factoring dalam terjemahan bebasnya bahwa Factoring adalah suatu penjualan piutang dagang dari suatu perusahaan (Clien) kepada factor dengan harga yang telah didiskon, dimana piutang dagang tersebut berasal dari transaksi bisnis miliknya si perusahaan (Clien).
Sedangkan pengertian Anjak Piutang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No.448/KMK.017/2000 adalah “kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri”.
Menurut Keppres No. 61 Tahun 1988 tentang Lembaga Pembiayaan, anjak piutang merupakan usaha pembiayaan dalam bentuk pembelian dan/atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek dari suatu perusahaan yang terbit dari suatu transaksi perdagangan dalam dan luar negeri.
Pengertian Anjak Piutang atau Factoring juga dijumpai dalam referensi formal isi kamus Bank Indonesia, merupakan hukum kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan/atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek atau perusahaan atas transaksi perdagangan dalam atau luar negeri, sedangkan perusahaan yang melakukan Anjak Piutang disebut penganjak-piutang (Factoring) dan pengertian penganjak-piutang yaitu adalah pihak yang kegiatannya membeli piutang pihak lain dengan menanggung resiko tak terbayar utang (Factor).
Dari definisi di atas dapat disebutkan bahwa anjak piutang adalah suatu teknik pendanaan jangka pendek dengan memanfaatkaan piutang yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Perusahaan yang bersangkutan menjual atau menyerahkan hak atas piutangnya kepada perusahaan kepada perusahaan anjak piutang. Kemudian perusahaan anjak piutang menyerahkan uang kepada perusahaan tersebut sebesar persentase tertentu dari jumlah nilai piutang. Sebagai imbalan, perusahaan anjak piutang membebankan biaya administrasi dan bunga pada perusahaan tersebut.
Gatot Wardoyo, dalam makalahnya berjudul “Beberapa aspek mengenai Factoring (Anjak Piutang)” mengemukakan bahwa Anjak Piutang mengandung dua aspek hukum yang penting, yaitu :
Transaksi penjualan tagihan, meskipun tagihan yang dijual dan dilakukan oleh Clien kepada factor belum dilunasi, akan tetapi pengalihan tersebut diberitahukan kepada customer dan diminta kepadanya untuk membayar kepada factor.
Pembayaran dimuka yang dilakukan oleh factor kepada Clien dianggap sebagai pinjaman, sedangkan tagihan yang diterima oleh Factoring dari Clien diberlakukan sebagai jaminan.
Anjak piutang bagi perusahaan yang memproduksi barang dan jasa akan memberi manfaat dalam melancarkan usaha terutama dalam hal:
Membantu administrasi penjualan dan penagihan (sales ladgering and collection service).
Membantu beban resiko (credit insurance).
Memperbaiki sistem penagihan.
Membantu memperlancar modal kerja.
Meningkatkan kepercayaan.
Kesempatan untuk megembangkan usaha.
Dasar Hukum
Aturan hukum yang ada di indonesia mengenai hal ini hanyalah diketemukan didalam keputusan presiden republik indonesia nomor 61 tahun 1988 tanggal 20 desember 1988 lembaran negara republik indonesia nomor 93 tahun 1988 jis. Surat keputusan menteri keuangan nomor: 448/KMK. 06/2002, jis. Surat keputusan menteri keuangan nomor: 172/KMK. 06/2002 mengtur mengenai perusahaan pembiayaan, sehingga aturan anjak piutang hanyalah ditemukan sebagai salah satu hukum administrasi yang mengatur keberadaan kegiatan kegiatan perusahaan pembiayaan. Dengan demikian terlihat pengaturan hukum dibidang lembaga anjak piutang itu terlihat masih sangat sederhana dan belum lengkap.
Pengertian yang ada mengenai anjak piutang atau factoring masih dalam bentuk keputusan menteri keuangan nomor 1251/ KMK. 013/ 1988 jis nomor. 448/KMK. 017/ 2000 tanggal 27 oktober 2000 pada pasal 1 hruf E adalah “kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan/ atau pengalihan serta kepengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luara negri”. Selanjutnya pengertian anjak piutang dipertegas dengan ketentuan surat keputusan menetri keuangan nomor 172/ KMK. 06/ 2002. yang menyatakan kegiatan anjak piutang dilakukan dalam bentuk:
Pembelian dan/ atau pengalihan; serta
Pengurusan atas piutang atau tagihan jangka pendek dari transaksi perdagangan dalam atau luar negri.
Ketentuan tersebut ditujukan kepada lembaga pembiayaan yang boleh menggunakan usaha anjak piutang ini berdasarkan kepuusan presiden nomor. 61 tahun 1998 tanggal 20 desember 1998 pada pasal 3 ayat 1 yaitu jenis kegiatan dan pembiayaan ini dapat dilakukan oleh pembiayaan, lembaga keuangan bank dan bukan bank.
Jenis-jenis Anjak Piutang (Factoring)
Full service factoring
Yaitu bentuk perlayanan yang diberikan atau disediakan oleh perusahaan anjak piutang yang meliputi semua jenis jasa anjak piutang, baik dalam bentuk jasa pembiayaan maupun jasa non pembiayan.
Recourse factoring
Yaitu bentuk perlayanan yang diberikan yang meliputi hampir semua jasa-jasa bank anjak piutang kecuali proteksi terhadap  resiko tidak dibayarnya tagihan.
Bull factoring
Yaitu bentuk bentuk perlayanan clien hanya memerlukan jasa pembiayaan atau pemberitahuan jatuh tempo pada nasabah atau costumer sedangkan jasa- jasa seperti proteksi kredit, seles ledger administration, dan penagihan tidak diperlukan.


Matury factoring
Yaitu bentuk perlayanan dimana yang dibutuhkan klien adalah jaminan perlindungan kredit yang meliputi pengurusan penuh atas penjualan, penagihan dari pelanggan, dan proteksi atas piutang.
Agenci factoring
Bentuk factoring ini sering dikaitkan dengan bull factoring yaitu penyerangan keseluruhan penjualan anjak piutang klien kepada perusahaan factoring atas dasar nitifikasi, tetapi tidak bertanggung jawab atas kepengurusan atas kepenagihan piutang  tersebut.
Invoice discouting
Klien dalam hal ini hanya membutuhkan jasa pembiayaan perusahaan anjak piutang sedangkan jasa non-pembiayaan ditangani sendiri oleh klien.
Undisclosed factoring
Biasanya berkaitan dengan suatu perjanjian penjualan piutang dimana perusahaan factoring memberikan proteksi terjadinya kemacetan pelunasan piutang sampai dengan persentase tertentu (biasanya 80%) dari jumlah factur yang disetujui yaitu dengan without recourse sebagai resiko kredit.
Perkembangan anjak piutang di Indonesia, Pada dasarnya kegiatan usaha anjak piutang merupakan bidang usaha yang relatif baru di Indonesia.eksistensinya dimulai sejak adanya paket kebijaksanaan 20 desember 1988 atau pakdes 20,1988 sesuai dengan keppres No. 61 tahun 1988 dan keputusan menteri keuangaan No. 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 desmber 1988 dimana jumlah modal disetor  atau simpanan pokok dan wajib ditetapkan sebagai berikut:
Perusahaan swasta nasional sebesar Rp 2 miliar.
Perusahaan patungan Indonesia –asing sebesar Rp 8 miliar.
Koperasi sebesar Rp 2 miliar.
Mekanisme Anjak Piutang (Factoring)
Dalam kegiatan anjak piutang terdapat 3 pelaku utama yang terlibat antara lain:
Perusahaan anjak piutang atau factor adalah perusahaan atau pihak yang menawarkan jasa anjak piutang.
Klien atau suplier adalah pihak yang mengunakan jasa perusahaan anjak piutang.
Nasabah atau costumer atau debitur adalah pihak yang mengadakan transaksi  dengan klien.
Mekanisme anjak piutang ada 2, yaitu:
Tanpa factor atau tradisional piutang tersebut.
Dengan jasa non pembiayaan atau non financing servises.
Penyediaan jasa non pembiayaan merupakan jasa untuk melayani kepentingan kredit klien atau supllier. Produk jasa non pembiayaan yang ditawarkan oleh perusahaan anjak piutang antara lain:
Investasi kredit (credit investigation).
Sales ledger administration atau salae accounting.
Pengawasan kredit dan penagihannya.
Perlindungan terhadap resiko kredit.
Kegiatan utama perusahaan anjak piutang adalah mengambil alih pengurusan piutang atau perusahaan dengan suatu tanggung jawab tertentu, tergantung kesepakatan dengan pihak kreditur (pihak yang punya piutang).
Dalam praktiknya keuntungan yang diperoleh dari biaya- biaya  yang dibebankan kepada para nasabahnya terdiri dari;
Jasa penagihan (servis darge)
Yaitu biaya yang dibebankan oeh perusahaan anjak piuang kepada kliennya, yang dikenal dengan isilah fee dan besarnya di hitung kepada presentase tertentu. Kemudian besarnya fee yang diberikn tergantung dari kesepakatan kedua belah pihak dengan berbagai pertimbangan seperti tingkat kesulitan atau jumlah piutang yang ditagihkan.
Biaya administrasi
Yaitu biaya yang diterima oleh perusahaan anjak piutang setelah melakukan pengelolahan perusahaan kreditur oleh klien dan besarnya pun tergantung dari kesepakatan yang dibuat bersama.




KESIMPULAN
Anjak piutang atau factoring adalah suatu teknik pendanaan jangka pendek dengan memanfaatkaan piutang yang dimiliki oleh suatu perusahaan.
Dasar hukum antara lain: keputusan menteri keuangan nomor 1251/ KMK. 013/ 1988 jis.
Jenis jenis anjak piutang:
Full service factoring
Recourse factoring
Bull factoring
Matury factoring
Agenci factoring
Invoice discouting
Undisclosed factoring
Tiga pelaku utama yang terlibat anjak piutang:
Perusahaan anjak piutang atau factor adalah perusahaan atau pihak yang menawarkan jasa anjak piutang.
Klien atau suplier adalah pihak yang menggunakan jasa perusahaan anjak piutang.
Nasabah atau costumer atau debitur adalah pihak yang mengadakan transaksi  dengan klien.
Mekanisme anjak piutang ada 2,yaitu:
Tanpa factor atau tradisional piutang tersebut.
Dengan jasa non pembiayaan atau non financing services.








DAFTAR PUSTAKA
Dipo, Handowo. 1993. Sukses Memperoleh Dana Usaha. Jakarta : Pustaka Utama Grafity
Kasmir. 2001. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainya. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Pandi, Frianto, dkk. 2009. Lembaga Keuangan. Jakarta: Rineka Cipta
Pantouw , Rinus. 2006.  Hak Tagih Factor  Atas Piutang Dagang. Jakarta : Kencana Prenada Media Gorup
Rachmat, Budi. 2003.  Anjak Piutang Solusi Cash Flow Problem. Jakarta: Gramedia Pustaka
Suharnoko, dan Endah Hartati. 2006.  Doktrin Subrogasi, Novasi, dan Cessie. Jakarta: Prenada Media
Sunaryo. 2008. Hukum Lembaga Pembiayaan. Jakarta : Sinar Grafiko

lyric lagu maron 5- sugar

I'M hurting, baby, I'M broken down
I need your loving, loving
I need it now
When I'M without you
I'M something weak
You got me begging, begging
I'M on my knees
I do not wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love
And it s killing me when YOU'RE away, ooh, baby,
'Cause I really do not care where you are
I just wanna be there where you are
And I gotta get one little taste
Sugar
Yes, please
Will not you come and put it down on me?
I'M right here, 'cause I need
Little love and little sympathy
Yeah, you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar
Yes, please
Will not you come and put it down on me?
My broken pieces
You pick them up
Do not leave me hanging, hanging
Come give me some
When I'M without ya
I'M SO insecure
You are the one thing, one thing
I'M living for
I do not wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love
And it s killing me when YOU'RE away, ooh, baby,
'Cause I really do not care where you are
I just wanna be there where you are
And I gotta get one little taste
Sugar
Yes, please
Will not you come and put it down on me?
I'M right here,
'Cause I need
Little love and little sympathy
Yeah, you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar! (Sugar!)
Yes, please (Yes, please)
Will not you come and put it down on me?
Yeah
I want that red velvet
I want that sugar sweet
Do not let nobody touch it
Unless that somebody s me
I gotta be a man
There is not no other way
'Cause girl YOU'RE hotter than a southern California day
I do not wanna play no games
I do not gotta be afraid
Do not give me all that shy shit
No make-up on
That s my
Sugar
Yes, please
Will not you come and put it down on me (down on me!)?
I'M right here (right here), 'cause I need (' cause I need)
Little love and little sympathy
So, baby, you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar! (Sugar!)
Yes, please (Yes, please)
Will not you come and put it down on me?
Sugar
Yes, please
Will not you come and put it down on me?
I'M right here, 'cause I need
Little love and little sympathy
Yeah, you show me good loving
Make it alright
Need a little sweetness in my life
Sugar
Yes, please
Will not you come and put it down on me?

Sumber: kapanlagi.com

Saturday, July 11, 2015

hadis ahkam

Hadits zakat fitrah

ِعَنِ ابنِ عُمَرَرَضِيَ اللَّهُ عَنهُ قاَلَ فَرَضَ رَسُولَ اللَّه 

ٍصَلَّى اللَّهُ عليه و سلم زَكَاةَ الفِطرِ صَاعًا مِن تَمر 

ِاَو صَاعًامِن شَعِيرٍ عَلَى العَبدِ وَالحُرِّوَالذَّكَر 

وَالاُنثَي وَالصَّغِيرِ وَالكَبِيرِ مِنَ المُسلِمِينَ ،وَاَمَرَ بِهَا 

ِاَن تُؤَدَّى قَبلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَة

Artinya: Ibnu umar radhiyallahu 'anhu berkata, "Rasulullah saw. Mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha' kurma atau satu sha' gandum atas seorang hamba merdeka; laki- laki, perempuan, anak kecil, dan dewasa muslim. Dan beliau juga memerintahkan agar zakat tersebut dikeluarkan sebelum orang-orang keluar untuk melaksanakan shalat 'idul fitri."(muttafaq alaih)

sumber: Ibnu hajar al-asqalani, bulughul maram dan dalil-dalil hukum, Jakarta : Gema Insani, 2013.